Bibliografi: hlm. 247-259 Indeks: hlm. 261-266
Buku ini mendefinisikan dan menemukan subjeknya sendiri. Fokusnya adalah pada "inteligensia" muslim Indonesia. Sebagai sebuah kajian tentang sejarah intelektual, buku ini bertitik tolak dari abad ke-19, kemudian bergerak ke abad ke-20 dengan kemunculan "inteligensia" dan pelbagai pergulatannya demi eksistensi dan otoritas politik. Buku ini menjadi kunci penting bagi diskusi mutakhir tentang …
Bibliografi: hlm. 459-464 Indeks: hlm. 465-473 Buku ini mencoba mengulas beberapa ayat Al-Qur'an yang berhubungan dengan masalah politik. Buku ini penting untuk kita simak dan renungkan.
Sikap tentang adanya modernisasi Islam yang dianjurkan oleh Muhammadiyah dan Al Irsyad makin lama makin populer dan diikuti oleh organisasi-organisasi Islam yang lainnya seperti NU, Perti, Al Washlijah dan lain-lain. Tetapi lalu timbul masalah baru lagi yang lebih progressif di kalangan Islam, sejak kemerdekaan itu, yaitu pemikiran politik keagamaan. Hal ini membawa akibat positif bagi kekuatan…
Indeks: hlm. 249-255 Bibliografi: hlm.233-247 Tokoh dan ulama Islam menyikapi semua masalah kehidupan dengan dasar pertimbangan ketentuan agama yang tercantum di dalam al-Qur'an dan hadis. Selain itu juga mengikuti pandangan ulama-ulama terdahulu yang terhimpun dalam banyak kitab. Dalam menyikapi masalah boleh tidaknya seorang non-Muslim menjadi presiden di negara yang mayoritas penduduknya…
Dinamika perpolitikan dalam Islam telah mewarnai pentas sejarah dunia yang pernah mengalami masa-masa keemasannya. Era kontemporer sekarang, pergumulan wacana politik Islam senantiasa hangat untuk didiskusikan dan dibincangkan baik dalam skala kecil maupun besar.
Buku ini secara jelas dan gamblang merinci apa saja kendala dan tantangan ataupun sistem nilai hidup non Islam yang dihadapkan kepada Umat Islam dewasa ini, sekaligus pemecahannya, sehingga umat Islam dewasa ini dapat menata kembali perjuangannya dalam rangka menegakkan syariat Islam di bumi ini. Bibl.: hlm. 152-157
Judul asli: al Islam wat ta'addudiyyah; al ikhtilaf wat tanawwu fi ithaaril wihdah